Bitcoin di Persimpangan Jalan: Bakal Tembus $100K Minggu Ini atau Malah Longsor?

Momen Penentuan Sang Raja Kripto

Minggu ini, mata seluruh investor tertuju pada satu angka keramat: $100.000. Bitcoin (BTC) sedang berada di fase yang sangat menegangkan. Setelah sempat menyentuh level tertinggi, kini BTC sedang rehat sejenak, membuat para trader bertanya-tanya: “Apakah ini ancang-ancang untuk terbang lagi, atau justru persiapan terjun bebas?”

Berdasarkan analisis terbaru dari CoinDesk, ada beberapa alasan kuat kenapa “Si Emas Digital” ini berpotensi ngamuk (surge) dan kembali menjebol atap $100K dalam minggu ini. Simak rangkumannya!

1. Efek “Trump Trade” Masih Terasa

Sentimen pasar masih sangat dipengaruhi oleh optimisme politik di AS. Kemenangan Donald Trump dan janji-janji manisnya soal regulasi kripto masih menjadi bensin utama. Investor institusi besar melihat setiap penurunan harga (koreksi) saat ini bukan sebagai tanda bahaya, melainkan diskon.

2. Pasokan di Bursa Makin Tipis (Supply Shock)

Data on-chain menunjukkan sesuatu yang menarik: jumlah Bitcoin yang tersedia di exchange (bursa) terus menurun. Artinya, para Whale (paus) sedang tidak berniat jualan. Mereka justru memindahkan koinnya ke cold wallet untuk disimpan jangka panjang.

3. Pola Teknikal “Bull Flag”

Secara teknikal, grafik Bitcoin sedang membentuk pola yang disebut Bull Flag. Jika Bitcoin berhasil bertahan di atas level support kuncinya minggu ini, target berikutnya bukan lagi $90K, tapi langsung melesat ke atas $100K.

Kesimpulan: Waktunya Serok atau Wait & See? Jika prediksi ini benar, minggu ini bisa menjadi minggu yang sangat hijau. Namun, hati-hati bagi Anda yang ingin fomo, pastikan manajemen keuangan tetap terjaga.

Sumber: CoinDesk

Tinggalkan komentar